Rabu, 19 Desember 2012

Perayaan Valentine (Masih) Menjadi Kontroversi di Indonesia ?


Valentine, semua orang yang mengenal peradaban pasti pernah mendengar istilah ini. Valentine merupakan suatu perayaan dari kaum borjuis di Eropa dan Amerika untuk menunjukkan serta merayakan hari kasih sayang. Biasanya perayaan ini berupa orang yang saling bertukar kado atau saling memberi coklat, bunga, dan hal-hal lain yang dapat membahagiakan pasangannya.
Mulanya valentine hanya diperuntukkan oleh para pemuka agama tertentu untuk menarik minat masyarakat di sekitar lokasi tempat ibadah agar lebih rajin untuk datang beribadah. Lambat laun kebiasaan ini berlanjut keseluruh lapisan masyarakat hingga sekarang dan bahkan kini meluas hingga ke seluruh penjuru dunia dan kini setiap negara pemuja valentine memiliki persepsi dan perayaan yang berbeda beda.
Di Indonesia sendiri valentine bukan lagi hal tabuh karena keberadaannya pun sudah cukup lama, akan tetapi ada hal-hal yang menyangkut perayaan valentine yang hingga saat ini masih belum dapat diterima masyarakat kita karena diangaap tidak sesuai sejarah, adab, bahkan budaya yang sudah turun-temurun oleh masyarakat kita lakukan. Hal ini tidak lain karena perayaan valentine yang masih dianggap sangat fulgar yaitu belum sesuai dengan apa yang kita anggap benar sekarang.
Salah satunya yaitu keberadaan free seks pada setiap perayaan valentine ini yang dianggap sangat tidak sesuai dengan moral masyarakat kita. Free seks sendiri dilakukan oleh kaum yang memuja valentine karena dianggap dengan melakukan seks kita dapat menunjukkan betapa besar rasa sayang kita terhadap pasangan yang kini berkembang bukan hanya untuk pasangan akan tetepi juga untuk orang orang yang berada dalam suatu pesta perayaan bisa melakukan hal tersebut.
Ini tentu saja tidak bisa kita kita terima begitu saja karena sangat bertolak belakang dengan budaya ataupun nilai-nilai yang masyarakat kita anut. Selain itu, free seks juga dapat dengan mudah menularkan berbagai penyakit apalagi jika orang yang melakukannya tidak mengerti dampak serta efek yang ditimbulkan sehingga perayaan ini juga ditolak oleh beberapa negara di dunia seperti di kawasan timur tengah dan sekitarnya.
Hal lain yang membuat valentine tidak dapat diterima begitu saja oleh masyarakat kita karena biasanya pada saat perayaan valentine, orang-orang di negara pemuja valentine kerap menggunakan minuman keras sebagai media untuk memperlarut dan mengentalkan suasana pesta.
Meskipun demikian, di era modern saat ini valentine mungkin sudah tidak lagi menjadi hal tabuh dan telah masuk ke berbagai negara di dunia. Tentu saja dengan cara mengurangi atau bahkan meniadakan perayaan perayaan yang bersifat negatif seperti free seks dan minuman keras seperti tadi. Mereka hanya mengambil hal positif yang ditimbulkan karena valentine tentu saja dapat mempererat tali silaturrahmi antar sesama. Selain itu masyarakat juga bisa saling mengingat atau bahkan berinteraksi kembali dengan sanak keluarga ataupun kenalan yang sudah lama tidak ditemui.
Dengan perayaan valentine, biasanya pasangan baik yang sudah terikat ikatan pernikahan ataupun yang belum, kembali merajut hubungan seperti sedia kala dengan melupakan hal-hal yang sudah terjadi.
Kita bisa saja menerima budaya barat ini, akan tetapi kita juga harus mengetahui dan mengerti dampak dampak yang akan terjadi apabia kita melakukannya dengan berlebihan. Kita cukup daling bertukar hadiah, tidak perlu sampai bertukar tubuh. Kita hanya perlu meminum apa yang tidak memabukkan, tidak perlu samppai meminum minuman keras. Sekiranya dengan pengertian yang lebih mendalam, segala sesuatu yang bersifat neagatif dapat kita minimalisasi ata bahkan kita hindari. seangangga@gmail.com, twitter.com/seanhatemonday

Senin, 26 November 2012

Trend Stand Up Comedy (mulai) Merambah di Kalangan "Intelek" Mahasiswa

Stand Up Comedy adalah acara komedi yang sudah berkembang sangat lama di negeri Inggris ataupun di Amerika. Keberadaannya di Indonesia pun sudah cukup lama, akan tetapi baru belakangan ini kembali berkembang ketika para Comic (=sebutan bagi orang yang melakukan Stand Up Comedy) muda kreatif mulai bermunculan satu persatu dan mulai berani untuk tampil di kegiatan kegiatan tertentu ataupun secara on-air di televisi. Stand Up Comedy adalah kegiatan melawak yang biasanya dilakukan sendiri di depan orang banyak secara langsung dengan hanya menggunakan pengeras suara sebagai satu-satunya media.
Ada beberapa peraturan yang harus ditaati dari seorang Comic saat melakukan Stand Up Comedy diantaranya adalah tidak menceritakan terlalu banyak hal-hal bohong mengenai kehidupannya dan tentu saja harus bersifat rasional atau tidak mengada-ngada dari audience. Selain itu Comic juga harus pandai mengambil hati audience sebelum melakukan Stand Up Comedy agar pada saat kegiatan berlangsung suasana dapat terasa cair sehingga audience tidak kaku dan enggan untuk memberikan apresiasi maksimal terhadap apapun yang kita sampaikan. Adapun hal lain yang hendaknya dapat diperhatikan saat melakukan Stand Up Comedy yaitu tidak menggunakan kelucuan kelucuan yang sudah sering terjadi di masyarakat karena hanya akan mempuat audience merasa si Comic hanya “menjiplak” isi komedinya dari orang lain.
Stand Up Comedy biasanya bercerita tentang observasi dan pengalaman pribadi si Comic. Hal-hal yang baru sangat perlu diperhatikan dalam melakukan Stand Up Comedy, dikarenakan dapat membuat audience merasa anda orang yang kreatif dan akan berupaya memberikan apresiasinya sekecil apapun terhadap semua yang anda sampaikan sejauh itu tidak terkesan garing tentunya. Dan salah satu hal yang juga perlu diperhatikan lainnya yaitu selalu berupaya membuat interaksi dengan audience dalam hal ini yaitu salah satunya mungkin menanyakan beberapa hal kepada audience agar terjadi interaksi satu sama lain. Hal ini juga membantu si Comic agar ia tidak merasa kaku atau gugup karena akan merasa audiencenya adalah teman.
Ada beberapa hal yang membuat orang tidak memahami Stand Up Comedy diantaranya karena tidak tahu atau tahu tetapi tidak memahami karena kendala bahasa. Jika memang tidak mengerti karena kendala bahasa, calon penulis lebih baik belajar bahasa Inggris saja terlebih dahulu. Belajar bahasa Inggris membantu bukan hanya untuk memahami Stand Up Comedy secara umum tapi juga untuk membaca tulisan tulisan asing sebagai bahan pengayaan tulisan kita..
Dalam menulis materi untuk stand up comedy, satu paragraf biasanya terdiri dari 3 kalimat set up yang diiringi dengan punchline (Set up = bagian yang tidak lucu, sedangkan Punchline = bagian yang lucu). Lama-lama akan intuitif tentu saja kalau kita tahu tentang bagaimana sebenarnya set up dan punchline yang dipakai oleh Comic.
Lalu apa gunanya dalam menulis komedi sebelum Stand Up Comedy? Dalam mengkonstruksi kalimat dalam sebuah tulisan komedi, kita menggunakan cara Stand Up Comedy yang pertama berusaha mencari set up sebanyak mungkin seperti pengalaman kita baik yang sedih, yang menakutkan, atau yang bikin kamu sakit hati, itu semua bisa menjadi tambang emas set up dan pasti bisa dicari puchline-nya, asal kita lebih jeli dan setelah set up ketemu, barulah kita berpikir apa punchline-nya. Komedian-komedian bisa sampai berminggu-minggu untuk mencari punchline yang pas dalam setiap lawakannya. (dikutip dari blogger Raditya Dika dalam Blognya Tips menjadi Stand Up Comedy-an).
Keberadaan Stand Up Comedy di Indonesia memang mendapatkan apresiasi yang sangat positif dari masyarakat utamanya dikalangan pelajar dan mahasiswa. Kegiatan ini sangat berguna karena akan membangkitkan kreatifitas remaja. Tidak semua orang mampu untuk melakukan Stand Up Comedy, tidak hanya membutuhkan kreatifitas tinggi, tetapi juga sangat membutuhkan keberanian berekspresi dan tentunya latihan yang cukup serta sudah terbiasa diri berdiri di depan audience untuk berbicara sebelumnya. Karena tanpa beberapa hal tersebut, orang-orang yang tetap memaksakan diri untuk melakukan Stand Up Comedy akan terlihat sangat garing atau mungkin terkesan serba salah apalagi jika orang tersebut tidak dapat mengantisipasi sebelumnya hal-hal yang akan terjadi. Tentu anda sudah dapat membayangkan hal apa yang akan terjadi setelahnya.
Setiap Comic terkenal tentu saja memiliki ciri khas masing-masing dalam melawak dan itu sangat membantu si Comic karena ia dapat mengulangi hal yang sama dalam lawakan berikutnya. Seperti halnya comic yang suka membahas mengenai istilah “4L4y” baik di perkotaan maupun di pedesaan. Ia bisa saja membahas materi yang sama dari sudut pandang berbeda, akan tetapi ia tetap harus memperhatikan materi lawakannya tersebut jangan sampai ia sudah pernah menyampaikan sebelumya.
Menjadi seorang Comic haruslah memiliki kecintaan terhadap dunia komedi ini sendiri, karena dengan begitu anda akan merasa sangat enjoy saat melakukan Stand Up Comedy di depan orang-orang baru. Seperti halnya Comic-comic profesional, mereka juga dulunya memulai dari hal-hal kecil seperti melawak di depan kelas ataupun diantara teman-temannya di luar sekolah. Maka dari itu, dengan latihan dan membiasakan diri berdiri dan berbicara di depan orang banyak, setiap orang tentu bisa menjadi Comic tentu saja dengan sedikit kreatifitas dan memiliki jiwa humoris yang tinggi tidak terkecuali anda sendiri.